Wisata Waduk Sermo

Letak Waduk Sermo boleh dibilang cukup strategis, karena berada diantara
dua bukit dan disekelilingnya masih banyak pepohonan dan adanya cagar
alam atau hutan wisata yang membuatnya nampak hijau dan sejuk. Di sana
terdapat jalan yang melingkari sekeliling waduk sehingga memudahkan
pengunjung menikmati Waduk Sermo dari sudut pandang manapun dengan
leluasa. Di sepanjang jalan melingkar itu terdapat tempat – tempat
persinggahan berupa rumah jamur (berbentuk seperti jamur) dan juga rumah
panggung. Terdapat pula warung makan, bengkel dan juga toilet umum.
Disamping itu juga menyediakan wisma atau vila apabila kita ingin
menikmati keindahan waduk pada malam hari. Bila ingin mengelilingi Waduk
Sermo lewat air, disana juga disediakan penyewaan perahu atau sering
pula masyarakat menyebutnya “gethek”. Perahu motor juga ada. Bila ingin
memancing, kita tidak perlu membayar. Cukup membeli atau membawa sendiri
peralatan untuk memancing. Meski pengunjung bebas memancing di Waduk
Sermo, namun ada kawasan-kawasan tertentu yang dilarang karena
berbahaya.
Waduk yang diresmikan oleh Presiden Soeharto 20 November 1996 silam
dibuat dengan membendung Kali Ngrancah, dengan biaya pembangunan
mencapai Rp 22 miliar dan diselesaikan dalam waktu dua tahun delapan
bulan. Untuk pembangunan waduk ini, Pemda Kulon Progo melakukan
transmigrasi massal alias “bedol desa”. Sebanyak 100 KK
ditransmigrasikan ke Tak Toi Bengkulu dan 7 KK ditransmigrasikan ke
Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Kelapa Sawit Riau. Tujuan pembangunan waduk
ini adalah untuk suplesi sistem irigasi daerah Kalibawang yang memiliki
cakupan areal seluas 7.152 Ha. Sistem irigasi tersebut merupakan
interkoneksi dari beberapa daerah irigasi.
Waduk Sermo ini terdiri dari bendungan utama yang merupakan tipe urugan
batu berzona dengan inti kedap air. Puncak bendungan memiliki elevasi
+141,60meterdengan panjang 190.00 meter, lebar 8,00 meter, tinggi max
58,60 Meter dan volume urugan 568,000 meter. Coffer Dam dengan tipe
urugan batu dan selimut kedap air yang memiliki elevasi mercu+105,00
meter. Bangunan pelimpah dengan tipe "ogee" tanpa pintu yang memiliki
lebar pelimpah 26 meter, elevasi mercu 136,60 meter, peredam energi bak
lontar dan lantai peredam energi. Bangunan terowongan dengan bentuk
tapal kuda dengan diameter 4,2 meter yang memiliki kapasitas 179,50
meter kubik per detik, elevasi inlet 89,00 meter dan elevasi outlet
84,00 meter. Selama ini Waduk Sermo dimanfaatkan sebagai sumber air
bersih oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan untuk air irigasi
yang mengairi sawah di daerah Wates dan sekitarnya. Terkadang lokasi
Waduk digunakan untuk lomba dayung seperti yang terjadi belakangan ini
dan untuk pelatihan bagi Akademi Angkatan Udara (AAU), juga sering
dijadikan obyek diskusi akademika tentang evaluasi geologi teknik dan
kerentanan gerakan tanah di sekitar waduk tersebut (terutama pada
sandaran dinding bendungan sebelah barat/kanan).
Pemandangan dan suasana Waduk Sermo ini cukup eksotik dan menawarkan
keindahan konstruksi bendungan. Semilir angin pun bisa membuat Anda
lebih santai sambil menikmati panorama waduk ini. Selain itu, perahu
wisata yang ada di waduk ini siap membawa Anda berkeliling menikmati
keindahan bendungan yang menawan. Gardu pandang juga dapat Anda gunakan
untuk bersantai ria sambil melihat keindahan waduk dari ketinggian.
Menikmati gardu ini tidak dikenakan biaya dan dijamin Anda dapat
merasakan kesejukan dan kesegaran angin yang bertiup sepoy-sepoy. Di
waduk ini,keamanan dan ketertiban menjadi kewajiban antara pengunjung
maupun petugas keamanan yang harus dijaga bersama. Untuk menjaga
keamanan di area waduk, pos keselamatan pun disiapkan dengan menerjunkan
tujuh orang anggota SAR setiap harinya yang siap menolong pengunjung
jika terjadi sesuatu di kawasan bendungan ini.